KRonik HiDuP

Mana yang lebih berat:

Beban Hidup Pengasong

atau Kuda Delman??!


kuda1Menurut Anda, siapakah di antara keduanya yang memiliki beban hidup lebih berat? Tentu pengasong! Mungkin itu jawaban spontan Anda. Tapi tunggu dulu. Mungkin juga ada yang serta merta secara kritis mengatakan bahwa pembandingan dua “tokoh” itu tidak terlalu adil. Mosok manusia dibandingkan dengan hewan, ya kan?

Saya sendiri tidak akan menjawab mana yang lebih berhak menyandang “beban berat”. Sebab, bila mau dikatakan adil, keduanya memiliki beban hidupnya masing-masing, dalam porsinya sendiri-sendiri.

Untuk pengasong, kita bisa menelusur kisahnya (secara dramatikal). Berpanas-panas di tepi jalan, menghisap jutaan timbel dari asap kendaraan, sambil menahan lapar (juga malu), plus harus bersaing laba dengan pengasong lainnya. Sementara ia tahu, keuntungan yang tak seberapa itu masih harus dibagi dengan anak istrinya di rumah.

Kuda? Kuda ini bekerja untuk majikan dengan imbalan rumput segar. Tapi, lihat juga bagaimana ia terengah-engah menyeret beban penumpang, ditambah dengan berat putaran roda (mobil). Belum lagi kalau jalan menanjak, yang ia terima justru lecutan cambuk kusir yang makin keras dan pedas.

Jadi, masihkah perlu diperdebatkan siapakah yang menanggung beban hidup lebih berat? (ybu)

Tinggalkan komentar